Saat ingin membangun rumah baru, atap menjadi salah satu bagian penting yang
perlu diperhatikan. Mungkin Anda bingung mau pilih genteng atau atap dak beton?
Banyak yang bilang dak beton sebagai atap jauh lebih kokoh dan tahan bocor, tapi
ada juga yang berpendapat sebaliknya.
Supaya Anda tidak bingung dan salah memilih, cek dulu beberapa faktor yang jadi
pertimbangannya ini.
5 Faktor untuk Pilih Genteng atau Dak Beton
Bukan masalah kebocoran saja yang jadi pertimbangan dalam memilih atap, tapi
juga biaya dan juga estetika. Berikut ini beberapa faktor penting yang akan
membantu Anda memilih atap dak beton maupun genteng.
1. Ingin Rumah Bebas Bocor
Tinggal di Indonesia dengan curah hujan tinggi, membuat Anda harus bersiap
dengan risiko rumah bocor. Namun, jika tidak ingin bocor lagi, bangun rumah Anda
dengan atap dari dak beton.
Karena bersifat impermeabel, dak beton membuat air tidak bisa melewati atau
menyerap ke dalam pori-porinya. Apalagi jika Anda menambahkan lapisan anti air,
maka rumah tidak akan pernah bocor.
2. Memiliki Keterbatasan Biaya
Bagaimana jika Anda memiliki anggaran terbatas, sebaiknya pilih genteng atau dak
beton? Biaya pembuatan dak beton relatif mahal, karena banyak menggunakan
bahan semen.
Melansir Detik Properti, atap genteng bisa lebih murah karena tidak perlu
menggunakan rangka besi baja hollow yang mahal. Anda bisa lebih menyesuaikan
anggaran pembuatan atap rumah dengan genteng dibandingkan dak beton.
3. Mencari Atap yang Perawatannya Mudah
Soal perawatan, sudah jelas dak beton jauh lebih unggul. Tidak adanya kemampuan
menyerap air dan membuat rumah tidak bocor, menjadikan perawatan atap lebih
fleksibel.
Anda hanya perlu menyapu atau menjaga konstruksinya tepat supaya tidak terjadi
genangan air. Beda dengan atap genteng yang perawatannya rutin, belum lagi jika
rumah Anda dekat pohon besar, daunnya harus sering dibersihkan agar tidak berat.
4. Berencana Meningkat Rumah
Anda memiliki rencana untuk meningkat rumah? Atap dak beton jauh lebih mudah
untuk membuat Anda membangun ruangan baru pada bagian atas.
Tinggal rancang saja strukturnya yang kokoh sejak dari bawah, sehingga ketika
akan membangun lantai berikutnya tidak perlu banyak pembongkaran. Berbeda
dengan atap genteng yang harus membongkar setengah bagian rumah.
5. Menambahkan Rumah dengan Desain Unik
Atap dengan dak beton cenderung menciptakan gaya minimalis modern. Apabila
Anda memimpikan untuk membangun rumah dengan desain unik, seperti klasik,
kontemporer, atau retro, maka atap genteng adalah pilihannya.
Ada banyak pilihan jenis genteng yang bentuknya unik, sehingga Anda tinggal pilih
mana yang paling cocok dengan desain rumah.
Sekarang, Anda tidak perlu bingung lagi harus pilih genteng atau dak beton. Tinggal
sesuaikan kembali dengan kebutuhan.
Jika ingin membuat dak beton, pastikan untuk menggunakan material berkualitas
seperti Jayamix by SCG Beton Waterproof. Dengan kekuatan tekanan sampai 300
kg/cm2 dan kedap air membuatnya cocok untuk dak atap rumah.
Mari, mulai rancang desain dan siapkan bahan-bahan berkualitasnya!




